Tapi jangan nyolot juga ya cuy kalo udah ceria :D
kasian yang lain yang belum ceria

Kristus Raja
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
'Kristus Raja' adalah patung Kristus yang dibangun di atas bukit tanjung Fatucama, bagian timur kota Dili, Timor Leste. Patung ini dibangun pada tahun 1996 sebagai peringatan integrasi Timor Timur ke Indonesia. Ketinggiannya patung tersebut dengan 27 meter dan angka 27 melambangkan timor timur yang ke 27 provinsi Indonesia saat itu.patung ini merupakan patung terbesar II di timor timur setelah yang di Brasil dengan tinggi patung 36 meter, bukit patung tersebut dengan perkiraan tingi menghampiri 1,5 km.
area perbukitan tersebut masih rendah, namun masih ada area perbukitan lain yang dengan kurang lebih 3,5 km yaitu bukit ramelau yang terletak di wilayah bagian timur dengan didirikan patung Bunda Maria dengan 16 km .
patung kristus raja ini didirikan pada bulan oktober 1996.Daerah atau area ini merupakan area yang kudus oleh masyarakat sana untuk melakukan persembahan doa demi keselamatan.Namun kini meski dijadikan sebagai tempat kudus,tempat tersebut juga dijadikan sebagai obyek wisata. area ini sangat bagus dan sejuk akan menikmati hamparan angin laut dari arah utara.
daerah ini sering dan rame dikunjungi oleh wisatawan baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik. Daerah ini juga dikatakan daerah yang strategis karena dengan menghubungkan sebuah obyek wisata yang dinamakan kawasan pasir putih dengan berbagai fasilitas yang dimilikinya.
Di Balik Christo Rei Timor Leste: Ketika Soeharto Memberi Hadiah Sebuah Patung di DiliRUMAH itu menyempil di sebuah gang kecil di Jalan Sempurna No 4 Bandung. Catnya sudah mengelupas. Warnanya sudah kabur. Di ruang tamu terongok sebuah komputer lusuh. Kertas kerja dan beberapa koran tercecer di atas meja kecil. Termasuk beberapa gelas kopi yang sudah mengering.Ruang ini disulap menjadi ruang kerja Mochamad Syailillah. Lelaki berperawakan tinggi. Dan membiarkan bulu kumisnya menjadi tebal seperti kayu balok. Gayanya mirip generasi muda tahun 70’an. Dan memang, ia besar pada masa akhir tahun itu di jurusan Seni Rupa Institut Teknologi Bandung atau ITB.Dan mempelajari seni patung di bawah asuhan master patung Indonesia, Rita Widagdo. Rita kelahiran Rottweil, Jerman, 1938. Ia salahsatu peletak pendidikan seni patung di ITB.
“Nama pendek saya, Bolil. Tidak ada yang tahu nama saya Mochamad,” katanya kepada saya. Ia tersenyum. Wajahnya lusuh seperti sudah begadang satu minggu. Badannya ramping dengan tulang wajah kuat.Nama Bolil terasa asing di jagad pematung Indonesia. Siapakah dia? Apa karya hasil patungnya yang paling terkenal saat ini? Mungkin tak asing jika mendengar pematung I Nyoman Nuarta kelahiran Bali yang membuat sculptur macam Arjuna Wijaya di Jakarta atau proyek besarnya Garuda Wisnu Kencana di Bali. Atau seniman patung lainnya macam Soenaryo yang mendirikan Galeri Selasar Soenaryo di Dago, Bandung.
Bolil adalah seniman biasa yang sudah lama tak berkarya lagi. Dan tenggelam dalam jagad seni patung Indonesia. Namun pada masa tahun 1992 hingga 1996 ia adalah pematung penting di Indonesia.
Mochamad Syailillah—Bolil— adalah pematung yang membuat patung Kristus Raja di puncak Bukit Fatucama, Dili, Timor Timur. Patung ini memiliki ketinggian 27 meter. Patungnya berdiri tegak dan menghadap langsung pada jantung Timor Leste.
Patung ini merupakan salahsatu patung Yesus terbesar setelah patung Christ Redeemer di Brasil dengan ketinggian 38 meter. Patung ini sendiri berada di puncak Gunung Corcovado di Taman Nasional Hutan Tijuca. Hasil buah ide gagasan imam Katolik Pedro Maria Boss pada pertengahan 1850-an. Patung ini berbahan beton dan batu.
Design patung ini oleh Heitor da Silva Costa dan dibantu oleh pemahat Perancis, Paul Landowski. Patung ini diresmikan pada 12 Oktober 1931 oleh Keuskupan Agung Rio de Janeiro.
GAGASAN pembuatan patung ini datang dari Gubernur Timor Timur Jose Osario Soares. Gagasan ini ia sampaikan kepada Presiden Soeharto. Patung ini ditujukan sebagai kado ulang tahun integrasi Timor Timur ke Indonesia. Rencananya pada 17 Juli 1996 adalah hari integrasinya Timor Timur ke-20 bergabung dalam wilayah Indonesia.
Indonesia sendiri mengambil Timor Timur dari Portugis melalui langkah operasi militer pada 7 Desember 1975. Namun kemudian Timor Timur sendiri merdeka dari Indonesia melalui jajak pendapat tahun 1999. Kini, wilayah seluas 14.615 km persegi ini menjadi negara Timor Leste.
“Waktu itu saya dengar pertemuannya di pesawat Garuda. Soeharto mengiyakan gagasan ini. Direktur Garuda jadi pimpinan proyek ini. Tapi saya tidak tahu urusan politiknya. Saya cuma pematung,” kata Bolil.
Soeharto sudah memberi restu dan tidak ada yang bisa menolak. Garuda penanggung jawab pembuatan patung ini. Termasuk mencarikan modal. Menurut Bolil, Garuda hanya menyediakan dana sebesar Rp 1,1 miliar. Garuda kelimpungan untuk menyediakan dana tambahan lagi. Darimana dananya? Apa Garuda sudah mengalokasikan dana lain hanya untuk membuat satu buah patung?
Sekertaris Wilayah Daerah atau Sekwilda Timor Timur mengeluarkan surat edaran kepada pegawai negeri sipil—khususnya beragam Katolik— agar menyumbangkan gajinya untuk mendanai pembangunan patung tersebut.
Golongan I dikenai biaya sebesar Rp 1.000 dan Rp 5000 untuk golongan IV. Surat edaran ini menimbulkan polemik. Anggota DPRD Tingkat I Timor Timur waktu itu, Manuel Carrascalao meminta agar proyek ini dihentikan.
“Portugal yang menjajah Timor Timur beratus tahun ternyata tak berbuat apa-apa,” kata Sekertaris Wilayah Daerah atau Sekwilda Timor Timur, Radjakarina Brahmana kepada Majalah Gatra. Ia seperti hendak menyatakan bahwa Indonesia sudah menyumbang dan membantu Timor Timur lebih baik ketimbang Portugis.
Kekurangan dana ini mencapai Rp 4 miliar lebih. Pengusaha di Timor Timur juga dimintai untuk menyumbang satu persen dari setiap nilai kontrak proyek. The show must go on. Jenderal Soeharto sudah memberikan restu pembuatan patung ini. Proyek mau tidak mau harus jalan.
BOLIL menerima dengan senang hati tawaran dari Garuda Indonesia untuk membuat patung Kristus Raja ini. Apalagi dirinya belum pernah membuat patung yang besar. Sebelumnya ia hanya mengurusi urusan dekorasi festival Garuda Indonesia saja. Seperti arak-arakan bunga.
Ia bersama teman-temannya dari ITB berangkat dari Bandung menuju Timor Timur. Bolil hendak melakukan survei untuk mengetahui letak berdirinya patung di Bukit Fatucama. Bukit yang cantik, ingatnya. Pasir pantainya putih dan bersih. Ombaknya tenang dan aman untuk berenang. Ikan lautnya banyak. Namun gersang dan panas.
“Di atas bukit banyak selongsong peluru kosong,” ingatnya.
Gubernur Timor Timur minta agar patung ini berdiri di atas bukit Fatucama. Di atas bukit ini bisa melihat dengan jelas jantung Timor Timur, Dili. Bukit Fatucama keras dan terjal. Bukit ini berbatu kuat dan cocok untuk mendirikan sebuah patung yang tinggi dan besar.
Ia menghitung angin dan kekuatan penyangga tanahnya. Gubernur minta patung ini menghadap ke Dili. Bolil menggambar patung ini dan membuat prototipe patungnya. Patung Yesus Raja memakai jubah dengan ada lilitannya. Tangannya terbuka seperti hendak merangkul orang.
“Saya pelajari struktur wajah Yesus. Terutama ciri-ciri utama seperti janggut, kumis, rambut. Saya intepretasikan,” kata Bolil.
Ia menekankan pada sorotan mata Yesus agar terlihat teduh. Bagian bibir juga menjadi perhatiannya agar tampak santun. Senyumnya sedikit. Ia ingin ekspresi wajah Yesus tampak ramah dan penuh kasih sayang.
Mencari sosok wajah Yesus tak mudah. Ia melihat kitab, majalah, dan referensi yang berkaitan dengan wajah Yesus juga ekspresi orang biasa. Anatomi wajah penting untuk menentukan karakter seseorang.
“Saya percaya mata itu jendela hati. Saya lihat banyak wajah Yesus namun tidak ada yang tersenyum,” katanya. Ia mengalami kesulitan. Bantuan dari Dewan Gereja Indonesia di Jakarta juga tak banyak membantu untuk menemukan wajah Yesus seperti yang ia inginkan. Termasuk ide untuk memasang mahkota raja.
“Akhirnya saya merasa menemukan sorot mata yang cocok dari sebuah lukisan dan foto majalah,” katanya.
Ia melihat kekuatan sosok Yesus terletak pada kesederhanaan. Dari wajah terlihat alami. Wajahnya condong pada karakter wajah Romawi dan Yunani. Interpretasi ini harus teliti. Menurutnya pembuatan patung-patung agama memiliki aturan sendiri. Ada patokan-patokan untuk membuat patung-patung ini.
Patung Yunani menekankan pada kekuatan duniawi ketimbang spiritual. Hal ini terlihat pada karya Michael Angelo yang menekankan pada konsep pembebasan diri. Budha di Thailand, misalnya. Ia melihat lipatan-lipatan pada bentuk wajah. Dan lekuk bagian hidung dan bibir yang berbeda. Yesus, menurutnya, menekankan pada sifat. Dan terlihat pada bagian wajah.
Pembuatan patung ini sendiri dikerjakan di Sukaraja, Bandung. Dan memakan waktu hampir satu tahun. Ia menyewa sebuah lapangan sepakbola kosong. Dan mengerahkan awak pekerja sekitar 30 orang. Lapis patung ini sendiri terbuat dari bahan plat tembaga yang korosif-nya atau keroposnya rendah. Patung sebesar ini membutuhkan sekitar 200 sampai 300 lembar plat tembaga. Dengan tehnik pengelasan menggunakan asetelin.
Ia menggunakan tehnik proyeksi untuk mendapatkan ukuran utuh patung. Pertama ia terlebih dahulu membuat model patung setinggi 20 cm. Ini sebagai percontohan untuk mendapatkan skala ukuran patung nyata. Ia membagi menjadi enam segmen untuk mendapatkan patung ukuran asli.
Satu segmen bisa menghasilkan irisan sebanyak lima buah. Dari irisan ini ia proyeksikan pada sebuah tembok yang sudah tertempel kertas roll. Dari ujung kaki sampai ujung kepala. Hasilnya? Ia mendapatkan tumpukan lempengan plat tembaga sebanyak 27 komponen. Dan muat dalam tiga truk kontainer!
Ini masih menyisakan pekerjaan besar yang belum selesai. Ada tahap inti dari pekerjaan patung itu; kerangka tulang.
“Bagian tangan yang jadi masalah besar. Ada usulan pakai besi namun tidak jadi. Akhirnya diputuskan memakai tali kawat baja untuk menahan bagian tangan patung,” kata Bolil. Telapak tangan pada bagian patung itu terbuka ke atas dan menggantung seperti hendak meminta sesuatu.
Obrolan terhenti. Bolil menyeduh kopi panas untuk kami berdua di meja kecil. Juga gorengan macam pisang goreng, bakwan dan tahu isi.
Keputusan ini diambil setelah melihat kondisi di lapangan. Di Bukit Fatucama tekanan angin sangat besar. Dan ini mempengaruhi keseimbangan patung. Tali baja ini bisa menahan dari goncangan angin.
Ia juga merancang lubang angin masuk di bagian jubah ketiak patung. Ini membuka sirkulasi angin agar tidak menampar langsung pada badan patung. Angin ini akan masuk pada pipa dan keluar di bagian jubah belakang patung.
“Kalau di atas patung ini goyang. Memang harus begitu supaya ada toleransi gerak,” katanya.
Pengelasan plat tembaga tidak boleh sembarangan. Soal pengelesan ia serahkan pada ahli las menara dari Pemalang. Tahap pertama pembuatan di Bandung selesai sudah. Semua pekerja sujud syukur. Malah sampai pengajian dan hajatan potong Kambing. Habis?MEMBAWA potongan patung sebanyak itu bukan perkara mudah. Apalagi dari Bandung menuju Dili yang jaraknya ribuan mil. Setelah disusun sesuai bagian masing-masing ternyata membutuhkan tiga truk kontainer besar. Tim ini juga menyewa kapal laut untuk membawa tiga truk kontainer ini menuju Dili. Semua tim dari Bandung ia bawa ke Dili.
Waktu terus mendekati hari integrasi dan tidak boleh telat. Garuda ketar ketir untuk menambah modal agar proyek patung ini tidak terlambat. Setiba di Dili ada persoalan teknis besar. Di sini belum punya alat-alat berat untuk mengangkut potongan-potongan segmen patung. Apalagi tingkat kecuraman bukit ini cukup tinggi. Potongan segmen seberat 100 sampai 200 kilogram. Tinggi bukit jika diambil tegak lurus setinggi 100 meter. Bagaimana caranya?
Bolil putar kepala. Ia tahu di Bandung ada ahli bikin stelen atau konstruksi tangga dari bambu. Ia membawa beberapa orang dari Bandung ini dan membuat kerangkat bambu untuk mengangkut potongan segmen tembaga ini. Tehnik ini berhasil dan satu persatu potongan tembaga patung ini bisa naik ke atas bukit.
Las asetelin ia dapatkan dari bengkel motor Suzuki di Dili. Ia membawa sekitar 100 tabung gas oksigen untuk mengelas tembaga-tembaga ini. Tahap pertama ia menyelesaikan bagian bola dunia dan sepuluh tiang. Sepuluh tiang ini merujuk pada sepuluh firman Allah. Urusan ini selesai baru beralih pada pengerjaan tulang patung. Satu persatu tersusun dan membentuk rekonstruksi patung. Sisanya kemudian pengerjaan penempelan potongan lempengan tembaga.
“Tahap ini ada masalah besar. Keuangan membengkak. Sempat libur dulu pengerjaan. Lempeng tembaga mulai karatan,” kata Bolil.
Waktu senggang ini mereka manfaatkan untuk menikmati Timor dan Dili. Dari menikmati minuman alkohol impor sampai memancing ikan di laut. Beberapa kali mereka juga mendapatkan undangan makan malam bersama gubernur Timor Timur.
Tahap akhir sudah hampir selesai. Patung sudah berdiri namun belum memasang wajah Yesus. Tahap penting memasang tangan sudah selesai dan tidak mengalami persoalan. Bagian wajah Yesus masih berada di bawah.
Warga Dili sudah tahu ini adalah patung Yesus Kristus. Warga datang berbondong-bondong dan melakukan doa di depan patung ini. Bolil dan pekerja kaget melihat reaksi dari warga ini. Apalagi ketika warga melihat wajah patung Yesus dalam ukuran besar seperti itu.
“Akhirnya kami masukan lagi ke dalam peti. Terus kami cepat-cepat naikkan ke atas,” kata Bolil. Hampir pengerjaan pemasangan patung ini berlangsung pada pagi hari dari jam 07.00 hingga 11.00. Pekerja tak sanggup bekerja setelah mendekati jam siang. Panas matahari langsung menyengat. Apalagi berdiri di atas patung setinggi 27 meter ini.
Pengerjaan patung ini termasuk pembuatan salib setinggi 10 meter. Untuk menuju patung dibuatkan anak tangga melewati 14 relief yang menceritakan kisah penyaliban Yesus. Rekonstruksi patung ini menghabiskan waktu sekitar tiga bulan. Dengan awak pekerja hingga 30 orang.
“Lantas warga tanya agama saya. Saya bilang muslim,” kata Bolil sambil tersenyum.
XANANA Gusmao memberikan kritik pedas atas patung Yesus Kristus Raja ini. Waktu itu Xanana Gusmao adalah Dewan Nasional Perlawanan Maubere sekaligus merangkap sebagai Panglima FALINTIL atau Forcas Armada de Libertacao Ncional de Timor Leste.
“Ini merupakan propaganda Jakarta untuk mengelabui rakyatnya sendiri maupun dunia internasional. Soeharto baik di istana maupun di tempat lain dimanapun adalah pemimpin politik. Apa yang uskup Bello tak setujui adalah campur tangan politik ke gereja. Saya tak tahu apakah Uskup akan hadir di acara itu. Mudah-mudahan tidak. Karena hal ini bisa berarti gereja Dili berada di bawah Jakarta, padahal ia langsung di bawah Vatikan,” katanya kepada Kabar dari PIJAR.
PIJAR singkatan dari Pusat Informasi dan Jaringan Aksi Reformasi. Salahsatu organisasi gerakan bawah tanah dan prodemokrasi yang melawan Soeharto pada tahun 1998.
Polemik patung ini pupus sudah ketika Orde Baru gencar membangun citra tentang Timor Timur. Patung Kristus Raja telah menjadi simbol Timor Timur. Hampir setiap publikasi tentang Timor Timur memuat foto patung Kristus Raja. Apalagi rezim Orde Baru menjadikan Kristus Raja sebagai landmark pulau ini.
Tinggi 17 meter ini sendiri merujuk pada hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus. Banyak yang menilai Patung Kristus Raja ini menjadi simbol Orde Baru untuk menaklukkan masyarakat Katolik di Timor Timur.
Pada tanggal 15 Oktober 1996 Presiden Soeharto bersama Uskup MGR Carlos Ximenes Filipe Belo DSA dan gubernur Timor Timur menyaksikan langsung kemegahan patung ini dari udara menggunakan helikopter.Bahkan, Museum Rekor Indonesia atau MURI memberikan penghargaan sebagai patung Kristus Raja tertinggi di Indonesia. Walau tak mencatat sama sekali siapa nama dibalik pematung Kristus Raja ini.Dan Mochamad Syailillah atau Bolil pun tenggelam bersama sejarah Orde Baru yang dua tahun berikutnya sekarat. Pada tahun 1998, Soeharto pun lengser dari jabatannya selama 32 tahun sebagai presiden Republik Indonesia.Ahmad Yunus, kontributor Mediabersama.com
ORANG BODOH VS ORANG PINTAR
By Mario Teguh
Orang bodoh sulit
dapat kerja, akhirnya berbisnis...
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia
harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang
bodoh.
Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang
pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil
orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang
bodoh.
Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk
selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan
uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.
Orang
bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka dia menyuruh orang pintar untuk
membuatnya.
Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum
(SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat
undang-undangnya orang bodoh.
Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual
omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar
menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh
sudah ada di atas.
Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan
sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil
orang orang pintar menjadi
staf-nya orang bodoh.
Saat bisnis
orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang
berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang
pintar
'meratap-ratap' kepada orang bodoh agar tetap diberikan
pekerjaan.
Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan
menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang
bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan
keluarganya.
Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan
duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.
Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
Thomas Alfa Edison, Liem Siu Liong (BCA group).
Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat
S1), tapi kemudian menjadi kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk
mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang
bodoh.
PERTANYAAN :
Mendingan jadi orang pinter atau
orang bodoh??
Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh
???
Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang
bodoh??
Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang
bodoh??
KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang
pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang
bodoh.
Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang
bodoh.
Kata kunci nya adalah 'resiko' dan 'berusaha',
karena orang bodoh
perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha
agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar
untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan
mengabdi pada orang bodoh...
Diamanakah posisi anda saat
ini...
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang...
Ini
hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.
Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya,
Lalu
perhatikan apa yang terjadi...
Stay Super.....
Salam,
Mario Teguh...
Apa artinya kualitas? Ketika duit dan ketenaran lebih memuaskan? Kemudian apa yang menjadi tolak ukur keberhasilan, proses belajar dan prestasi hasil belajar?Hehe kira-kira penjelasannya begini:
Ini bukan gw yang nulis,
tapi ini bisa jadi cerminan atas syukur kehidupan kita.
Saya Bersyukur :
Untuk Istri
Yang memberiku makanan yang sama dengan malam kemarin,
Karena Istriku DIRUMAH malam ini,
dan TIDAK bersama orang lain ...
BERSYUKUR UNTUK SUAMI
Yang duduk bermalasan di Sofa
Sambil baca koran males-malesan,
Karena doi bersama aku dirumah
dan Tidak keluyuran .. apalagi ke Bar malem ini.
Bersyukur untuk anakku
Yang selalu PROTES dirumah
Karena artinya ... dia sedang dirumah
dan TIDAK sedang keluyuran di jalanan
BERSYUKUR mendengar Alarm yang mengganggu di pagi hari ...
Karena artinya ... SAYA MASIH HIDUP .
Sedikit renungan yang cukup universal untuk minggu ini.
0 day since last incident. Hehe incridible hulk. Keren tuh film. Lebih keren dari yang Hulk sebelumnya (2003).
Bunda Maria, Perawan yang berkuasa, bagimu tidak ada sesuatu yang tak mungkin, karena kuasa yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepadamu. Dengan sangat aku mohon pertolonganmu dalam kesulitanku ini, janganlah hendaknya engkau meninggalkan aku, sebab aku yakin engkau pasti dapat menolong, meski dalam perkara yang sulit, yang sudah tidak ada harapannya, engkau tetap menjadi pengantara bagi Puteramu.
Baik keluhuran Tuhan, penghormatanku kepadamu maupun keselamatan jiwaku akan bertambah seandainya engkau sudi mengabulkan segala permohonanku ini. Karenanya, kalau permohonanku ini benar-benar sesuai dengan kehendak Puteramu, dengan sangat aku mohon, o Bunda, sudilah meneruskan segala permohonanku ini ke hadirat Puteramu, yang pasti tak akan menolakmu.
Pengharapanku yang besar ini, berdasarkan atas kuasa yang tak terbatas yang dianugerahkan oleh Allah Bapa kepadamu. Dan untuk menghormati besarnya kuasamu itu, aku berdoa bersama dengan St. Mechtildis yang kau beritahukan tentang kebaikan doa "Tiga Salam Maria", yang sangat besar manfaatnya itu.
Salam Maria ..............
Salam Maria ..............
Salam Maria ..............
(Permohonan)
Perawan Suci yang disebut Tahta Kebijaksanaan, karena Sabda Allah tinggal padamu, engkau dianugerahi pengetahuan Ilahi yang tak terhingga oleh Puteramu, sebagai makhluk yang paling sempurna untuk dapat menerimanya.
Engkau tahu betapa besar kesulitan yang kuhadapi ini, betapa besar pengharapanku akan pertolonganmu. Dengan penuh kepercayaan akan tingginya kebijaksanaanmu, aku menyerahkan diri seutuhnya kepadamu, supaya engkau dapat mengatur dengan segala kesanggupan dan kebaikan budi, demi keluhuran Tuhan dan keselamatan jiwaku. Sudilah kiranya Bunda dapat menolong dengan segala cara yang paling tepat untuk terkabulnya permohonanku ini.
O Maria, Bunda Kebijaksanaan Ilahi, sudilah kiranya Bunda berkenan mengabulkan permohonanku yang mendesak ini. Aku memohon berdasarkan atas kebijaksanaanmu yang tiada bandingnya, yang dikaruniakan oleh Puteramu melalui Sabda Ilahi kepadamu.
Bersama dengan St. Antonius dari Padua dan St. Leonardus dari Porto Mauritio, yang rajin mewartakan tentang devosi "Tiga Salam Maria" aku berdoa untuk menghormati kebijaksanaanmu yang tiada taranya itu.
Salam Maria ..............
Salam Maria ..............
Salam Maria ..............
(Permohonan)
O Bunda yang baik dan lembut hati, Bunda Kerahiman Sejati yang akhir-akhir ini disebut sebagai "Bunda yang penuh belas kasih", aku datang padamu, memohon dengan sangat, sudilah kiranya Bunda memperlihatkan belas kasihmu kepadaku. Makin besar kepapaanku, makin besar pula belas kasihmu kepadaku.
Aku tahu, bahwa aku tidak pantas mendapat karunia itu. Sebab sering kali aku menyedihkan hatimu dengan menghina Puteramu yang kudus itu. Betapa pun besarnya kesalahanku, namun aku sangat menyesal telah melukai Hati Kudus Yesus dan hati kudusmu.
Engkau memperkenalkan diri sebagai "Bunda para pendosa yang bertobat" kepada St. Brigita, maka ampunilah kiranya segala kurang rasa terima kasihku padamu. Ingatlah akan keluhuran Puteramu saja serta kerahiman dan kebaikan hatimu yang terpancar dengan mengabulkan permohonanku ini melalui perantaraan Puteramu.
O Bunda, Perawan yang penuh kebaikan serta lembut dan manis, belum pernah ada orang yang datang padamu dan memohon pertolonganmu engkau biarkan begitu saja. Atas kerahiman dan kebaikanmu, aku berharap dengan sangat, agar aku dianugerahi Roh Kudus. Dan demi keluhuranmu, bersama St. Alfonsus Ligouri, rasul kerahimanmu serta pengajar devosi "Tiga Salam Maria", aku berdoa untuk menghormati kerahimanmu dan kebaikanmu.
Salam Maria ..............
Salam Maria ..............
Salam Maria ..............
(Permohonan)
Keterangan:
Sebaiknya ditambahkan doa:
"Bunda Maria, Bunda yang baik dan murah hati, jauhkanlah (diriku), (dia), (kami) dari dosa berat."
Jika permohonan anda mengenai perkara besar dan penting, hendaklah melakukan novena ini 3 (tiga) kali berturut-turut.
Untuk memperbesar kemungkinan akan terkabulnya permohonan anda, dapat pula anda berjanji pada Bunda Maria:
Tiap pagi dan petang setia berdoa "Salam Maria"
Mengumumkannya kalau permohonan anda itu telah dikabulkan,sebagai tanda terima kasih dan penghormatan kepada Bunda Maria yang tersuci.
Evangelisasi 2000 - Lumen 2000
Pada suatu ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan tiba di sebuah desa. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya. Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedang marta sibuk sekali melayani. ia mendekati Tuhan dan berkata, "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku." Tetapi Tuhan menjawabnya, "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil daripadanya."Terlepas dari beberapa pesan lain yang ingin disampaikan. Ada satu pesan yang sangat mengena di kehidupan saya.. Apakah itu? Pesannya adalah "Pilihan". Cerita diatas menggambarkan sosok Yesus yang "tidak adil", Ia membiarkan Maria yang hanya duduk didekat-Nya mendengarkan, sedangkan Marta sibuk melayani-Nya. Disitu Yesus menegur atas apa yang disibukan oleh Marta....
Dalam agama Kristen tradisi barat (termasuk Katolik Roma dan Protestanisme), Rabu AbuPra-Paskah. Ini terjadi pada hari Rabu, 40 hari sebelum PaskahMinggu atau 44 hari (termasuk Minggu) sebelum hari Jumat Agung. adalah hari pertama masa tanpa menghitung hari-hariKemudian gw iseng cari2 artikel yang berkaitan dengan rabu abu in (tumben...sumpe)Pada hari ini umat yang datang ke Gereja dahinya diberi tanda salib dari abu sebagai simbol upacara ini. Simbol ini mengingatkan umat akan ritual Israel kuna di mana seseorang menabur abu di atas kepalanya atau di seluruh tubuhnya sebagai tanda kesedihan, penyesalan dan pertobatan (misalnya seperti dalam Kitab Ester 4:1, 3). Dalam Mazmur 102:10 penyesalan juga digambarkan dengan "memakan abu": "Sebab aku makan abu seperti roti, dan mencampur minumanku dengan tangisan." Biasanya pemberian tanda tersebut disertai dengan ucapan, "Bertobatlah dan percayalah pada Injil."
Seringkali pada hari ini bacaan di Gereja diambil dari Alkitab, kitab II Samuel 11-12, perihal raja Daud yang berzinah dan bertobat.
Banyak orang Katolik menganggap hari Rabu Abu sebagai hari untuk mengingat kefanaanKatolik berusia 18–59 tahun diwajibkan berpuasa, dengan batasan makan kenyang paling banyak satu kali, dan berpantang.
Diambil dari wikipedia
"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” (Mat6:16-18)Kalo dari khotbah pastur tadi,
Orang yang telah menerima rahmat atau anugerah Allah rasanya senantiasa dalam keadaan gembira dan ceria, tidak muram mukanya. Maka melanjutkan catatan-catatan di atas dengan ini kami mengajak untuk berrefleksi sebagai berikut:
1). Mereka yang sedang bertugas belajar di sekolah atau perguruan tinggi kami ajak untuk sungguh belajar; tugas utama atau pokok anda adalah belajar. Di dalam belajar kiranya anda akan menghadapi hal-hal baru, sulit dan nampak tidak mungkin untuk diatasi atau dikerjakan. Hendaknya tidak mundur, frustrasi atau loyo, melainkan hadapi semuanya dengan gairah dan ceria. Ingat salah satu motto bapak Andrie Wongso ini : “Selama kita memiliki kemauan, keuletan, dan keteguhan hati, besi batangan pun bila digosok terus-menerus, pasti akan menjadi sebatang jarum.. Miliki keteguhan hati” . Belajarlah terus menerus agar anda terampil atau mahir belajar.
2). Mereka yang sedang bekerja, entah secara formal maupun informal, sebagai pegawai kantor atau wiraswasta, hendaknya sungguh bekerja secara efisien dan efektif. “Kegiatan manusia baik perorangan maupun kolektig, atau usaha besar-besaran itu sendiri, yang dari zaman ke zaman dikerahkan oleh banyak orang untuk memperbaiki kondisi-kondisi hidup mereka, memang sesuai dengan rencana Allah. Sebab manusia, yang diciptakan menurut gambar Allah, menerima titahNya, supaya menaklukkan bumi beserta segala sesuatu yang terdapat padanya, serta menguasai dunia dalam keadilan dan kesucian” ( Vatikan II: GS no 34). Hendaknya dengan bekerja giat, bergairah dan ceria anda juga mewartakan keadilan serta semakin suci. Adil dalam kerja antara lain melaksanakan kewajiban dan menerima hak sesuai dengan tatanan atau aturan yang sungguh semakin memanusiakan manusia, “yang diciptakan menurut gambar Allah”. Suci berarti semakin dekat dengan, mengasihi dan dikasihi oleh Allah maupun sesama. Maka semakin berpengalaman dan terampil dalam bekerja hendaknya semakin banyak sahabat dan dikasihi oleh Allah dan sesama.
Artikelnya sendiri diambil dari sini